Tentang kamu

Aku tatap matanya, dia menatapku juga
Aku alihkan pandanganku, tapi tatap matanya tetap tertuju padaku

Aku tersenyum, semanis yang aku bisa,
dia tak sedikit pun menggerakkan bibirnya
Aku akhirnya bicara, dengan semua kalimat yang aku punya

Lalu aku menangis, karena kamu tak juga memberikan tanda,
apakah aku didengar?
apakah mampu kamu mendengar?

Dan kupandangi dengan seksama, sesuatu yang menatapku sedari lama..

Ternyata aku salah kira,
ternyata itu bukan kamu
ternyata itu patung, bukan manusia

Maafkan aku yang sudah jadi gila,
karena yang bukan manusia itu,
mengingatkanku ketika bicara padamu..

______________________

*Terinspirasi dari foto yang diunggah seorang kawan dekat. Mengingatkan saya pada suatu masa yang telah lewat.

“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.”  (QS. Yusuf : 86)

“Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”  (QS. Al-Insyirah : 8)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s