Tentang ia

Ia kehilangan daya
Bersusah payah menemukan cara
Pernah diam atau pura-pura tertawa
Lelah jiwanya tak ingin tampil di muka

Ia tak mampu merangkai rasa
Tak tahu juga bagaimana menemukan kata
Sementara antrian peristiwa terus memenuhi kepala
Hingga ia selalu bertanya, akankah nanti ada jeda ?

Ia sungguh mampu mengelabui
Dalam senyum manis ia bersembunyi
Melewati jalannya sendiri, dalam langkah sunyi
Bersama langit -biru atau kelabu- yang kadang ia tatapi

Ia hanya ingin bisa sejenak pergi
Hanya bercakap-cakap dengan hati
Atau berharap bisa berteriak sesekali
Atau mungkin cukup ditemani air mata hingga pagi..

Ia terus bertanya, kemana ini semua akan bermuara ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s